Laporan Kunjungan Panti Sosial tentang Down Syndrome

LAPORAN KUNJUNGAN PANTI SOSIAL

I. KATA PENGANTAR                                                               
Penyusunan laporan kunjungan Panti Sosial ini bertujuan untuk melengkapi tugas mata kuliah Biopsikologi. Penyusunan laporan ini berdasarkan data-data yang diperoleh selama melakukan kunjungan melalui observasi dan wawancara yang dilakukan dengan pengurus panti sosial. Kunjungan ini dilaksanakan pada tanggal 31 Maret 2014 di 3 Panti Sosial yaitu: Panti Asuhan Balita Tunas Bangsa, Panti Jompo Tresna Werdha Budi Mulia & Panti Asuhan Remaja di daerah Cipayung, Jakarta Timur.

II. LATAR BELAKANG                                                                
Kunjungan lapangan ke Panti Sosial ini dilakukan untuk menambah informasi dan melihat secara langsung gangguan-gangguan perilaku yang berhubungan dengan ilmu psikologi. Mahasiswa diharapkan dapat membuat laporan tentang kegiatan selama kunjungan di panti sosial tersebut dengan tujuan untuk melengkapi tugas mata kuliah Biopsikologi.

III. RUMUSAN MASALAH                                                         
Di 3 panti yang telah saya kunjungi, untuk mata kuliah Biopsikologi ini saya memilih untuk membahas tentang Down Syndrome. Gangguan ini saya temukan di Panti Asuhan Balita, pada seorang anak perempuan berusia 3tahun. Metode pengumpulan data yang saya gunakan adalah observasi dan wawancara pengurus panti.

IV. PEMBAHASAN                                                                    
Pengertian Down Syndrome
Down Syndrome adalah suatu kondisi keterbelakangan fisik dan mental anak yang disebabkan karena abnormalitas kromosom 21 yang berjumlah 3. Oleh karena itu Down Syndrome dikenal juga dengan nama Trisomi 21.
Kromosom adalah merupakan serat-serat khusus yang terdapat didalam setiap sel didalam badan manusia dimana terdapat bahan-bahan genetic yang menentukan sifat-sifat seseorang.
Pada kasus Down Syndrome, penyandangnya dapat dikenali dari ciri-cirinya sebagai berikut:
1.     Otot-otot yang lemah, atau sering disebut floppy baby.
2.     Wajah datar, dengan mata yang agak miring ke atas serta dahi lebar.
3.     Hidung pendek (pesek)
4.     Lidah tebal dengan mulut kecil (akibatnya mulut bayi menganga dengan lidah menjulur keluar).
5.     Telinga kecil dan letaknya agak rendah.
6.     Leher yang lebih lebar dari ukuran normal.
7.     Jari-jari tangan pendek.
Kelainan yang berdampak pada keterbelakangan pertumbuhan fisik dan mental ini pertama kali dikenal pada tahun 1866 oleh Dr. John Longdon Down. Kelainan mayor yang sering berhubungan adalah kelainan jantung 30-40%, atresia gastrointestinal, leukemia dan penyakit tiroid. IQ berkisar 25-50.
Faktor Resiko dan Penyebab
Penyebab spesifik belum diketahui, tapi kehamilan oleh ibu berusia diatas 35thn beresiko tinggi memiliki anak dengan Down Syndrome. Karena diperkirakan terdapat perubahan hormonal yang dapat menyebabkan “non-disjunction” pada kromosom yaitu terjadi translokasi kromosom 21 dan 15.
Manifestasi Klinis
Gejala yang muncul akibat Sindroma Down dapat bervariasi mulai dari yang tidak tampak sama sekali, tampak minimal sampai muncul tanda yang khas.

·      Penderita dengan tanda khas sangat mudah dikenali dengan adanya tampilan fisik yang menonjol dan mempunyai paras muka yang hamper sama seperti orang mongol.
·      Hypogenitalism (penis, scrotum & testes kecil), hypospadias, dan keterlambatan perkembangan pubertas.
·      Pada sistem pencernaan dapat ditemui kelainan berupa sumbatan pada esofagus (esophageal atresia) atau duodenum (duodenal atresia).
·      Saluran esofagus yang tidak terbuka (atresia) ataupun tiada saluran sama sekali di bagian tertentu esofagus. Biasanya dapat terkesan pada usia 1-2hari setelah bayi mengalami masalah menelan air liur. Saluran usus kecil duodenum yang tidak terbuka disebut “Hirshprung Disease”. Keadaan ini disebabkan sistem saraf yang tidak normal di bagian rectum.
·      Down Syndrome mungkin mengalami masalah Hipotirodism yatu kurangnya Hormon tyroid. Masalah ini berlaku pada 10% anak-anak dengan Down Syndrome.
·      Pada otak penderita Down Syndrome, ditemukan peningkatan rasio APP (Amyloid Precursor Protein) seperti tampak pada penderita Alzheimer.
·      Pada usia 30tahun rata-rata penderita Down Syndrome menderita Demensia (hilang ingatan, penurunan kecerdasan dan perubahan kepribadian).
Masalah Perkembangan Kognitif
Down syndrome secara keseluruhan mengalami keterbelakangan perkembangan dan kelemahan kognitif. Pada masa awal pertumbuhan akan mengalami masalah lambat pada semua aspek perkembangan yaitu keterlambatan motorik kasar, motorik halus dan berbicara.
Pencegahan Pada Saat Kehamilan
·      Konseling Genetik maupun amniosentesis pada kehamilan yang dicurigai akan sangat membantu mengurangi angka kejadian Down Syndrome.
·      Dengan Biologi Molekuler, misalnya dengan “gene targeting” atau yang dikenal dengan “Homologous Recombination” sebuah gen dapat dinonaktifkan.
·      Pencegahan dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan kromoson melalui amniocentesis bagi para ibu hamil terutama pada bulan-bulan awal kehamilan. Terlebih lagi bagi ibu hamil yang mempunya anak dengan Down Syndrome atau mereka yang hamil diatas usia 40thn harus dengan hati-hati memantau perkembangan janinnya karena mereka memiliki resiko melahirkan anak dengan Down Syndrome menjadi lebih tinggi.
·      Down syndrome tidak dapat dicegah karena merupakan kelainan yang disebabkan kelainan jumlah kromosom. Kromosom 21 yang harusnya berjumlah 2, menjadi berjumlah 3.
Tata Laksana
·      Sampai saat ini belum ditemukan metode pengobatan yang paling efektif untuk mengatasi kelainan ini. Pada tahap perkembangannya penderita Down Syndrome juga dapat mengalami kemunduran dari sistem penglihatan, pendengaran maupun kemampuan fisik mengingat tonus otot-otot yang lemah.
·      Stimulasi Dini. Stimulasi sedini mungkin kepada bayi yang DS, terapi wicara, olah tubuh, karena otot-ototnya cenderung lemah. Memberikan rangsangan-rangsangan dengan permainan-permainan layaknya pada balita normal, walaupun respon dan daya tangkap tidak sama.
·      Pada umumya kelebihan anak-anak dengan DS adalah penurut, periang, rajin dan tepat waktu. Untuk anak-anak yang sudah mendapat pendidikan atau terapi, mereka sangat menyenangi hal-hal rutin. Jadi, mereka lebih disiplin dari anak-anak normal lainnya.
·      Fisioterapi
1.     Tujuannya adalah membantu anak mencapai perkembangan terpenting secara maksimal bagi sang anak, yang berarti bukan untuk menyembuhkan Down Syndromenya.
2.     Untuk mengajarkan pada anak gerakan fisik yang tepat. Untuk itu diperlukan seorang fisioterapis yang ahli dan berpengetahuan  dalam masalah yang sering terjadi pada anak DS seperti Low Muscle Tone, Loose Joint dan perbedaan yang terjadi pada otot tulangnya.
·      Terapi Bicara. Terapi yang dilakukan untuk anak DS yang mengalami keterlambatan bicara.
·      Terapi Remedial. Terapi ini diberikan bagi anak yang mengalami gangguan kemampuan akademis.
·      Terapi Sensori Integrasi. Sensori Integrasi adalah ketidakmampuan mengolah rangsangan/sensori yang diterima. Terapi ini diberikan bagi anak DS yang mengalami gangguan integrasi sensori misalnya pengendalian sikap tubuh, motorik kasar, motorik halus dll. Dengan terapi ini anak diajarkan melakukan aktivitas dengan terarah sehingga kemampuan otak akan meningkat.
·      Terapi Tingkah Laku (Behaviour Theraphy). Mengajarkan anak DS yang berusia lebih besar agar memahami tingkah laku yang sesuai dan tidak sesuai dengan norma-norma dan aturan yang berlaku di masyarakat.

V. KESIMPULAN DAN SARAN                                                  
Kesimpulan
Dengan adanya kegiatan ini, saya sebagai mahasiswa jurusan Psikologi bisa melihat langsung dan melakukan observasi secara nyata di lapangan. Meskipun saya tidak melihat terapi-terapi yang telah diberikan kepada anak-anak dengan Down Syndrome akan tetapi pengalaman dan ilmu baru yang saya dapatkan sudah bisa memberikan saya sedikit gambaran tentang gangguan-gangguan perilaku dan kognitif yang ada.
Saran
Agar kunjungan ke panti sosial ini menjadi agenda rutin yang diadakan oleh Universitas Mercu Buana Fakultas Psikologi.




Daftar Pustaka












Finlandia Dengan Sistem Pendidikan Terbaik di Dunia

Mengejutkan. Ternyata negara yang paling oke tata kelola pendidikannya bukanlah Amerika Serikat, Jepang atau Jerman. Akan tetapi, kiblat pendidikan dunia saat ini mengarah ke negara Finlandia.
Amerika Serikat sendiri berada jauh dibawah level Finlandia, tepatnya di urutan ke-17. Lalu, dimana daya tariknya sistem pendidikan di Finlandia dengan negara-negara lainnya khususnya Indonesia? Jawabannya adalah di kemandirian siswa dan gurunya.
Di Finlandia kemandirian dalam mengikuti proses belajar mengajar itu tidak hanya dinikmati oleh guru-gurunya yang begitu dihormati tetapi juga ditularkan kepada para pelajar melalui berbagai kesempatan-kesempatan penting.
Salah satunya dimana setiap pelajar diberi otonomi khusus untuk menentukan jadwal ujiannya untuk mata pelajaran yang menurutnya sudah dia kuasai.
Sistem inilah yang dipertahankan oleh Finlandia hingga akhirnya berhasil mengantarkan negara ini berada pada posisi puncak sebagai negara yang paling berhasil mengelola pendidikan nasionalnya.
Fantastiknya, dalam evaluasi belajar, angka ketidak lulusan secara nasional tidak pernah melebihi 2 persen pertahunnya. Finlandia juga tidak mengenal istilah ujian semester apalagi ujian nasional layaknya ditanah air.
Evaluasi belajar secara nasional dilakukan tanpa ada intervensi pemerintah sekali pun. Karena setiap sekolah bahkan guru berkuasa penuh untuk menyusun kurikulumnya sendiri.
Jadi jangan pernah berhayal bahwa guru-guru di Finlandia disibukkan untuk mengejar terget-target tertentu karena di negeri ini guru selalu menyesuaikan bahan ajarnya dengan kebutuhan setiap pelajar.
Jadi, di Finlandia siapa pun presidennya dan menteri pendidikannya tidak akan berpengaruh signifikan terhadap masa depan pendidikan. Karena fungsi pemerintah dalam memajukan sektor pendidikan adalah dukungan finansial dan legalitas.
Mau bagaimana caranya, maka gurulah yang berwewenang atas itu karena guru dipandang sebagai sosok yang paling mengerti mau dimana wajah pendidikan Finlandia dibawa dimasa yang akan datang.
Sistem ini telah berdampak positif kepada pola cara mengajar guru yang tidak terlalu dipusingkan oleh hiruk pikuknya politik nasional negaranya.
Keseriusan negara Finlandia menyokong keberhasilan pendidikan nasionalnya dibuktikan dengan diterapkannya kebijakan gratis sekolah 12 tahun. Kerenkan?
Guru-guru Finlandia adalah lulusan terbaik setiap perguruan tinggi dan mereka harus masuk dalam kelompok 10 besar lulusan terbaik. Jika tidak, jangan pernah bermimpi jadi guru di negeri ini.
Itulah sebabnya guru-guru di Finlandia betul-betul berdedikasi tinggi. Gajinya besar dong? Tidak. Guru-guru Finlandia justru digaji dengan gaji secukupnya bahkan bisa dikatakan kurang memadai.
Tetapi gurunya begitu menikmati profesinya hal ini karena mayoritas masyarakat Finlandia begitu menghormati dan menghargai profesi seorang guru.
Di Finlandia hanya ada guru-guru dengan kualitas terbaik dengan pelatihan terbaik pula. Profesi guru sendiri adalah profesi yang sangat dihargai, meski gaji mereka tidaklah fantastis. Lulusan sekolah menengah terbaik biasanya justru mendaftar untuk dapat masuk di sekolah-sekolah pendidikan, dan hanya 1 dari 7 pelamar yang bisa diterima. Persaingannya lebih ketat daripada masuk ke fakultas hukum atau kedokteran!
Jika negara-negara lain percaya bahwa ujian dan evaluasi bagi siswa merupakan bagian yang sangat penting bagi kualitas pendidikan, Finlandia justru percaya bahwa ujian dan testing itulah yang menghancurkan tujuan belajar siswa. Terlalu banyak testing membuat kita cenderung mengajarkan kepada siswa untuk semata lolos dari ujian, ungkap seorang guru di Finlandia.
the-national-curriculum-is-only-broad-guidelines
Pada usia 18 th siswa mengambil ujian untuk mengetahui kualifikasi mereka di perguruan tinggi dan dua pertiga lulusan melanjutkan ke perguruan tinggi.
Siswa diajar untuk mengevaluasi dirinya sendiri, bahkan sejak Pra-TK! Ini membantu siswa belajar bertanggungjawab atas pekerjaan mereka sendiri, kata Sundstrom, kepala sekolah di SD Poikkilaakso, Finlandia.
Siswa didorong untuk bekerja secara independen dengan berusaha mencari sendiri informasi yang mereka butuhkan. Suasana sekolah sangat santai dan fleksibel. Adanya terlalu banyak komando hanya akan menghasilkan rasa tertekan, dan mengakibatkan suasana belajar menjadi tidak menyenangkan.
Kelompok siswa yang lambat mendapat dukungan intensif. Hal ini juga yang membuat Finlandia sukses.
Berdasarkan penemuan PISA, sekolah-sekolah di Finlandia sangat kecil perbedaan antara siswa yang berprestasi baik dan yang buruk dan merupakan yang terbaik menurut OECD. Remedial tidaklah dianggap sebagai tanda kegagalan tapi sebagai kesempatan untuk memperbaiki. Seorang guru yang bertugas menangani masalah belajar dan prilaku siswa membuat program individual bagi setiap siswa dengan penekanan tujuan-tujuan yang harus dicapai, umpamanya: Pertama, masuk kelas; kemudian datang tepat waktu; berikutnya, bawa buku, dlsb. Kalau mendapat PR siswa bahkan tidak perlu untuk menjawab dengan benar, yang penting mereka berusaha.
Para guru sangat menghindari kritik terhadap pekerjaan siswa mereka. Menurut mereka, jika kita mengatakan “Kamu salah” pada siswa, maka hal tersebut akan membuat siswa malu. Dan jika mereka malu maka ini akan menghambat mereka dalam belajar. Setiap siswa diperbolehkan melakukan kesalahan. Mereka hanya diminta membandingkan hasil mereka dengan nilai sebelumnya, dan tidak dengan siswa lainnya.
Setiap siswa diharapkan agar bangga terhadap dirinya masing-masing. Ranking hanya membuat guru memfokuskan diri pada segelintir siswa tertentu yang dianggap terbaik di kelasnya.
Ditanah air Indonesia, sebenarnya sistem pendidikan Finlandia telah terterapkan sejak tahun 1961 melalui wadah gerakan pramuka. Apa yang berlaku di Finlandia jelas-jelas merupakan sistem pendidikan yang berlalu di gerakan pramuka.
Dimana setiap kecakapan dan keterampilan dibidang tertentu yang dimiliki oleh setiap anggota pramuka, bila sudah merasa mampu bisa mengusulkan diri untuk di uji.
Disamping itu, setiap 32 orang anggota pramuka dibina oleh 3 orang pembina secara terus menerus. Akan tetapi sistem pendidikan kepanduan ditanah air ini tidak mendapat respon yang positif ditanah air.
Buktinya kendati berhasil melahirkan kader-kader bangsa yang mandiri, negara ternyata tidak berani mengalokasikan dana BOS yang ada pada setiap sekolah untuk sepersekian persen wajib dipergunakan untuk mengelola gerakan pramuka di gugus depan.
Pendidikan nasional kita yang masih sarat dengan kepentingan politik kepala daerah menjadikan potret pendidikan begitu semraut. Pelaksanaan UN yang jelas lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya selalu dipertahankan untuk alasan yang tidak jelas.
Bahkan ironisnya lagi, UN telah mengajarkan bangsa ini bagaimana berlaku curang dan menipu. Gilanya lagi peserta UN dikawal dan diamati setiap detik melalui layar CCTV.
Seperti teroriskan. Cara-cara gila ini begitu dibangga-banggakan oleh pemerintah bahkan institusi pendidikan sendiri. Padahal metode ini punya dampak physicologi bagi para pelajar dimana UN benar-benar menjadi beban berat.
Jadi jangan heran bila di Nias pada hari pertama UN ada siswa yang meninggal dunia begitu menerima lembar soal ujian.
Finlandia tidak pernah membebani muridnya untuk hal-hal yang kurang bermutu atau mengurangi ke-kreativitasan seorang anak setelah meninggalkan rumah sekolah.
Maka, tugas tugas (PR), les tambahan dan bimbingan ini dan itu nyaris tidak pernah ada di Finlandia. Bagaimana dengan tanah air? Tekanan yang begitu berat sangat terasa apalagi menjelang ujian nasional.
Setiap murid selalu diberi les tambahan yang berlebihan, pelajar di wajibkan mengikuti Tryout hampir tiap bulan dengan alasan untuk mengukur kemampuan siswa.
Dirumah disuguhi lagi dengan tugas-tugas berat bahkan ada lagi menu les tambahan yang ditawarkan padahal nuansa bisnisnya lebih terasa daripada urgensinya bagi peserta didik. Repot bukan?
Alhasil, pelajar tanah air lahir dan besar tanpa pernah mempergunakan otaknya untuk berkreativitas. Generasi muda pun besar penuh dengan tekanan. Jadi jangan heran, walaupun lulus UN 100 persen ternyata persentasi lulus SMPTN berbanding terbalik dengan kelulusan UN.
Inilah setidaknya potret pendidikan kita dewasa ini. Indonesia jatuh kepada tingkat kekhawatiran yang terlalu berlebihan. Alih-alih untuk mencerdaskan bangsa tetapi cara-cara yang dilakukan justru mengantarkan bangsa ini kelembah kehancuran.
Oleh karena itu kita perlu berbenah. Mengembalikan sistem pendidikan kezaman dahulu kala (seperti cerita orangtua kita) dimana setiap anak dan orangtua begitu menghormati guru perlu kita lakukan.
Guru harus diberi otoritas penuh untuk mengatur kurikulumnya sendiri. Setiap anak juga tidak dibebani dengan tugas ini dan itu. Bahkan birokrasi pendidikan kita yang berbelit-belit perlahan-lahan harus dikurangi.
Wajib belajar 12 tahun mutlak harus dilakukan tentunya dengan biaya gratis. Tidak hanya itu wajar 12 tahun itu harus dengan satu izajah saja yaitu izajah SMA.
Sedangkan untuk SD dan SMP tidak lagi mengeluarkan izajah mengingat tuntutan dunia kerja saat ini pun izajah dua jenjang pendidikan ini tidak begitu diperlukan.
Oleh karena itu, perpindahan dari tingkat SD ke SMP cukuplah dengan nilai rapor begitu juga dari SMP ke SMA.
Maka evaluasi belajar secara nasional hanya dilakukan dijenjang SMA ketika yang bersangkutan akan melanjut keperguruan tinggi atau merambah dunia kerja.
Menggratiskan pendidikan dinegara ini bukanlah hal yang mustahil. Bukankah 40 persen APBN kita mark-up dan 30 persennya dikorupsi.
Jadi andai pengelolaan keuangan negara kita ditata dengan baik maka tidak mustahil dimasa-masa yang akan datang biaya pendidikan kita yang saat ini ditampung 20 persen dalam APBN kedepannya akan meningkat menjadi 50 persen.
Bila sudah demikian, bukankah pendidikan kita sudah bisa digratiskan.
Beberapa hal yang mungkin bisa ditiru, dari sistem pendidikan yang ada di Finladia, diantaranya :
finnish-children-dont-start-school-until-they-are-7
1. Anak Finlandia tidak memulai sekolah sampai usia mereka 7 Thn. ( Bandingkan dengan para orangtua di Indonesia justru bangga anaknya sekolah pada usia dibawah usia 7 tahun. bahkan dengan beben pembelajaran yang berat.)
2. Tidak di bebani Ujian dan PR, sampai menjelang usia mereka remaja.
3. Anak-anak tidak diukur sama sekali selama enam tahun pertama pendidikan mereka. ( Pada sistem pendidikan kita , Murid SD sampai stress karena sering ditakuti Pihak sekolah, dengan seabreg Ujian, Padahal terkadang anak sering tidak diajar ). The children are not measured at all for the first six years of their education.
4. Hanya ada satu tes standar wajib di Finlandia, yang diambil ketika anak-anak berusia 16 Tahun. ( Bandingkan dengan sistem ujian ujian di SMP dan  SMA, Ditambah UN, bukan saja membuat Lembaga pendidikan tidak jujur, Anak hanya dihargai Otaknya saja, Minus bakat dan Minat,)
5. Tidak ada Kelas Unggulan,semua kemampuan berada pada kelas yang sama. Dan terbukti akhirnya RSBI /RSI di indonesia oleh MK dicabut keberadaanya, karena akan tercipta kasta kasta baru dalam dunia pendidikan.
the-difference-between-weakest-and-strongest-students-is-the-smallest-in-the-world
6.Finlandia menghabiskan sekitar 30 persen lebih untuk biaya pendidikan  per siswa mengungguli  Amerika Serikat. 7.  30 persen anak-anak menerima bantuan tambahan selama sembilan tahun pertama mereka sekolah.
8. 66 persen siswa masuk ke perguruan tinggi.Dan tertinggi di erofa
9.  Nyaris semua siswa memilki kemampuan akademis yang merata
10. Kelas sains maksimal 16 siswa sehingga mereka dapat melakukan eksperimen praktis dalam setiap kelas. .Science classes are capped at 16 students so that they may perform practical experiments in every class.
teachers-only-spend-4-hours-a-day-in-the-classroom-and-take-2-hours-a-week-for-professional-development
11. 93 persen masyarakat Finlandia lulus dari SMA.bahkan17,5  peresen lebih tinggi dari AS . 12. 43 persen dari Finlandia siswa sekolah menengah pergi ke sekolah kejuruan.
13.Siswa SD mendapatkan 75 menit dari istirahat sehari di Finlandia dibandingkan rata-rata 27 menit di Amerika Serikat. 43 percent of Finnish high-school students go to vocational schools.
14. Guru hanya menghabiskan 4 jam sehari di dalam kelas, dan mengambil 2 jam seminggu untuk “pengembangan profesional.” Teachers only spend 4 hours a day in the classroom, and take 2 hours a week for “professional development.”
15. Finlandia memiliki jumlah  guru sebanyak di  New York City, namun siswa jauh lebih sedikit. Dengan perbandingan 600.000 siswa di finlandia dengan 1,1 juta di NYC.
Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat untuk kita semua.

(dikutip dari www.esqsmartplus.com)

F.R.E.Y.J.A

iya Freyja..
nama ini kembali hadir dalam ingatan saya ketika seorang kawan dekat masa SMU menamakan anak keduanya dengan nama ini. merasa sebagai kebetulan yang aneh bagi saya, karena dulu jaman saya masih SMU kira thn 1997 - 1998 saya pernah bilang ke diri saya sendiri kalau suatu saat kalau punya anak perempuan lucu kali yaa, kalau dinamakan Freyja! dulu pengucapan dan penulisan saya Freya.. nama ini saya dapat entah di buku, majalah atau komik. artinya Dewi dari Norwegia.. entah dewi apa saya lupa. dan tadinya adalah nama rasi bintang yang sekarang dikenal dengan nama Orion. yang bikin saya tertawa adalah karena si kawan dekat yang menamakan anaknya dengan nama ini adalah: Mantan Pacar SMU saya!! hahahha….

Hasil Survey 3 SD Islam di sekitar Cilandak

sesuai janji dulu dan untuk informasi parents yang mencari SD swasta Islam di sekitar Cilandak. saya survey 3 sekolah dalam rangka Keenan yang akan masuk SD tahun ini (2014), hasil survey ini berdasarkan penilaian saya pribadi karena disesuaikan dengan kondisi pribadi saya sendiri dan Keenan tentu saja. penilaian saya tidak dapat dijadikan tolok ukur untuk menilai sekolah2 yang saya sebutkan dibawah ini, karena pendapat tiap orang berbeda2. mohon kebijakannya pembaca..

1. AVICENNA
Jl. Moh Kahfi 2 Lenteng Agung
Uang masuk 2014: Rp. 21.000.000,-
SPP: Rp. 1.100.000,-/bulan
full day

positifnya versi saya:
1. Gedung sekolah ok! bingits, fasilitas memadai, sekolah bersih.
2. sekolah islam metode yang dipake Al Azhar.
3. gak ada hapalan Quran
4. bahasa arab
5. guru-guru oke, ramah.
6. security oke banget, sigap!
7. masjidnya bagus
8. bahasa pengantar Indonesia.

negatifnya versi saya:
1. masih ada peer, banyak lagi katanya.
2. karena metodenya Al Azhar, musti gape calistung kalo mau masuk sekolah sini.
3. gedungnya jadi satu dengan SMP & SMA Avicenna. jadi lantai 1 SD, lantai 2 SMP, lantai 3 SMU.
4. seragam anak perempuan tidak wajib jilbab.\
5. metode belajar masih konvensional, hadap depan duduk masing-masing di meja.

2. SMART SCHOOL AL HAAMIDIYAH
Jl. Kecapi Raya, Jagakarsa
Uang total masuk 2014: Rp. 19.500.000,-
SPP: Rp. 750.000,-/bln belum termasuk pilihan ekskul & catering.
full day

positifnya versi saya:
1. gedung sekolah bagus. bersih, rindang, tidak lembab, lumayan luas, banyak pohon tapi cukup menerima sinar matahari.
2. gedung sendiri tdk ada SMP atau SMA.
3. metode belajar fleksibel dan menyenangkan. kalau bosan di kelas belajar di halaman sekolah.
4. ada entrepreneurship day tiap bulan.
5. ada hapalan Quran min hapal 8Juz sampai lulus kelas 6.
6. metode tahfidz dan Qiroati.
7. ada native speaker.
8. peer sedikit. bila perlu aja.
9. murid wanita wajib jilbab.

negatif versi saya:
1. fasilitas jika dibandingkan Avicenna, tidak sebagus Avicenna.
2. masih ada peer.
3. SPP belum termasuk catering.
4. biaya sekolah tidak bisa di cicil. harus lunas!

3. AZHARI ISLAMIC SCHOOL
Jl. Jeruk Purut, Cilandak Timur
Uang total masuk 2014: Rp. 19.650.000,-
SPP: Rp. 950.000,-/bln sudah termasuk catering
full day

positif versi saya:
1. dekat dari rumah. (rumah saya di cilandak KKO)
2. gak ada peer sama sekali
3. spp sudah termasuk catering
4. semi bilingual
5. Qiroati & tahfidz
6. hapalan Quran 18Juz sampai lulus kelas 6
7. ada native speaker

negatif versi saya:
1. fasilitas dan gedung sangat buruk. diantar yang 2 diatas, ini paling jelek.
2. campur 1 lokasi dan 1 halaman dengan sekolah lain yang dibawah yayasan yang sama.
3. 1 lapangan dipakai 3 sekolah
4. metode sekolah champ & Al Azhar Kairo. sangat berat untuk anak. terlalu membebani anak.

akhirnya keputusan saya jatuh kepada Smart School Al Haamidiyah. karena metode, visi dan misi sekolah tersebut, cocok dengan saya dan Keenan. kelebihannya, kalau nganter Keenan gak pake macet karena lawan arus. dari cilandak ke arah jagakarsa.